Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Inspiratif! Sakit hati ditolak pinjaman, pemuda ini nekad bikin Bank sendiri

Agus Somantri, Pemuda paling Inspiratif Dunia 2019 
Wadul News - Agus Somantri sebenarnya hanya pemuda desa biasa, ia tumbuh dewasa dengan sempurna. Meskipun belum dipastikan apakah ia termasuk penderita stunting atau tidak.

Yang membuat ia berbeda adalah kegigihannya membuat konsep usaha, bisnis impian yang kelak akan membawa ia menjadi orang terkaya di dunia.

Selama tiga tahun lebih dua bulan, ia siang-malam bekerja keras membuat konsep bisnis. Hingga akhirnya ia temukan sebuah formula bisnis yang sangat brilian.

Walaupun sebelumnya ia tidak pernah berbisnis, berdagang atau melakukan apapun. Ia mantap dengan konsep yang telah ia rancang selama 3 tahun 2 bulan.

Hingga tiba di suatu pagi, dengan berbekal konsep bisnisnya ia mendatangi sebuah Bank swasta untuk mengajukan permohonan pinjaman.

Tiba di pintu masuk Bank ia dengan ramah disambut seorang Satpam, ia ditanya, "Selamat pagi, bisa dibantu Pak?".

Dengan angkuh Agus Somantri menjawab, "Tolong panggil Manajer Bank ini! Bilang calon orang terkaya di dunia ingin berbisnis dengan Bank-nya".

Satpam dengan kerung di keningnya segera masuk ke dalam menemui Supervisor, lalu melaporkan bahwa di depan ada orang mencurigakan dan ingin bertemu Manajer.

***
Ah, kelamaan! Langsung saja ke wawancara ekslusif bersama Agus Somantri, pemuda yang nekad membuat Bank sendiri. Setelah sakit hati pinjamannya ditolak Bank.

Wadul News : Bagaimana ceritanya sampai nekad membuat Bank sendiri?

Agus Somantri : Wah panjang ceritanya.

Wadul News : Tidak apa-apa panjang juga, ceritakan saja!

Agus Somantri : Boleh minta rokoknya sebatang?

Wadul News : Boleh. Silakan jangan malu-malu(in)!

Agus Somantri : Terima kasih.

Wadul News : Bagaimana awal ceritanya sampai nekad membuat Bank sendiri?

Agus Somantri : Saya ditolak pinjaman....(hening), lalu terpikir untuk membuat Bank saja sendiri.

Wadul News : Luar biasa! Tujuannya apa?

Agus Somantri : Biar mudah kalo saya mau pinjam uang. Kan Bank saya sendiri, gampang saya ACC-nya kan?

Wadul News : Betul (kriik...kriiiik....kriiiik...)

Agus Somantri : Mau tanya apa lagi?

Wadul News : Pasti Bapak ada motivasi lain. Apa tujuan Anda sebenarnya membuat Bank?

Agus Somantri : Begini. Anda harus tahu, Bank itu sebenarnya berbisnis. Bisnis apa? Yaitu bisnis meraup uang. Memancing uang dengan uang. Menggunakan uang orang lain untuk menghasilkan uang.

Anda perhatikan baik-baik ucapan saya! Bank itu berbisnis mencari untung!

Wadul News : Bagaimana penjelasannya? Tentu saja Bank harus punya laba untuk operasional dan deviden untuk pemodal (Pemilik saham - red).

Agus Somantri : Cerdas! Anda sadar tidak? Bank itu mengumpulkan uang dari masyarakat, dengan berbagai cara.

Tabungan, transfer gaji karyawan, bayar uang kuliah, transaksi-transaksi lain, berbagai macam pembayaran angsuran melalui Bank dan banyak lagi lainnya, selalu saja masyarakat itu transaksinya dikaitkan dengan Bank.

Pada intinya, uang dari masyarakat dengan berbagai cara agar mampir atau terparkir di Bank.

Setelah itu....(menyesap udud) Uang yang terkumpul di Bank tersebut dipinjam-pinjamkan kepada para pengusaha.

Siapa pengusaha yang dipinjami? Pengusaha yang usahanya sedang dalam grafik menanjak, maksud saya, yang usahanya sedang akan mengalami kemajuan.

Yang mereka (Bank) pinjami itu hanya perusahaan yang sehat. Sedangkan usaha baru atau sedang tidak sehat, sama sekali tidak akan dipinjami!

Maka sudah biasa jika syarat pinjaman ke Bank itu usahanya harus sudah berjalan lebih dari dua tahun.

Bisa kita sebut, Bank itu sebenarnya hanya mau meminjami orang yang tak perlu pinjaman.

Wadul News : Okeh, anda sangat-sangat inspiratif Tuan Agus! Ngomong-ngomong, saat peresmian bank, kenapa tidak mengundang kami Wadul News?

Agus Somantri : Oh, begini ya. Bank tersebut belum saya resmikan karena memang belum didirikan...begitu.

Wadul News : Hmmm...(jurnalis ngahuleng). Saya pikir bank tersebut sudah ada.

Agus Somantri : Belum. Belum ada modal.

Wadul News : Anda bilang tadi justru jika punya bank sendiri anda akan sangat mudah dapat modal. Jadi kapan anda akan buat bank?

Agus Somantri : Nanti, kalau sudah ada yang pinjami uang untuk bangun bank.

(Jurnalis tiba-tiba merasa mual, kepalanya terasa pening tak tertahankan. Lalu pingsan, tanpa sempat pamit untuk mengakhiri wawancara).

Posting Komentar untuk "Inspiratif! Sakit hati ditolak pinjaman, pemuda ini nekad bikin Bank sendiri"